14:50 ONWJ acquisition a lucrative deal indeed
We recently met with the senior management of ENRG to learn more about the company’s move to acquire a majority stake in CNOOC ONWJ Ltd. Overall, the acquisition may lift proportionate EBITDA estimate by 38% and EPS by 29% for FY12E, based on conservative (zero growth) assumption for the newly acquired asset. With major EPS uplift in 1Q12 coming from the consolidation of CNOOC ONWJ Ltd, and another uplift in 3Q12 coming from the new gas flow from Kangean TSB field, FY12E is set to be a year of major turnaround for the company with a potential quadrupling of EBITDA and a ten-fold increase in EPS. The forecast and valuation table presented below has not accounted for the deal’s EPS accretion that could place the stock’s FY12E P/E at below 8x. Buy.
A done deal with positive carry and EPS accretion. The deal has reached financial close with 100% debt financing that should repay itself in three years. The acquired asset yielded US$132mn of EBITDA and US$51mn of net profit in 9M11. Compared to the US$212mn price tag, the deal should give positive carry in terms of operating cash flow to ENRG, enhance its EPS, and improve its debt ratio.
Positive effects on income statement based on proforma analysis. Had we consolidated CNOOC ONWJ Ltd on a 51% basis to ENRG since 1 January 2011, the 9M11 EBITDA would have been 100% bigger and net profit 360% higher, after taking into account the increased borrowing level and interest expense.
CNOOC ONWJ Ltd is selling its gas at around US$2.65 per mmbtu, currently. Recently, the head of oil and gas regulator BPMigas urged all domestic gas exploration companies to renegotiate gas selling price upward while suggesting a minimum price of US$5.00/mmbtu.
Importantly, overall debt cost may come down as the deal improves debt service ratios. Based on 100% consolidation, the senior management expects the company’s net-debt-to-EBITDA to decline to around 3.3x from above 5x pre-deal.
14:38 RUPSLB BORN: Direktur Samin Tan mundur, berencana memfokuskan diri ke bumi resources mineral. Born berniat buyback saham. Direktur Utama baru BORN Alexander Ramlie.
----------------------------------------------------------
LOTS Trading Club™ | www.lots.co.id
Lautandhana Securindo | YJ
Investor Reference 30 Dec 2011
Dow mengambil kembali hampir semua poin yang hilang sehari sebelumnya setelah rilis sejumlah data makro domestik secara konsisten menunjukkan trend yang positif. Pending Home Sales dan American Business Activity naik melebihi perkiraan, sementara Jobless Claim turun ke level terendahnya dalam tiga tahun terakhir.
Dengan berbekal statistik itu, Wall Street yang diikuti juga dengan bursa Eropa menguat dan melupakan sementara kesulitan yang masih dihadapi Italia. Negara dengan ekonomi ketiga terbesar di Eropa ini gagal meraup dana secara optimal pada lelang obligasi 10-year kemarin. Yield obligasi tersebut juga masih tetap tinggi, yaitu 6,98%, tipis dibawah level psikologis 7%. Rekor tertinggi yield obligasi Italia berada di level 7,56% yang terjadi bulan lalu.
Dari pasar domestik, rebound mendadak saham-saham big-caps menyelamatkan IHSG dari potensi koreksi lanjutan. Jika sentimen pasar dapat bertahan minimal seperti saat ini, investor masih dapat memperoleh peluang gain memanfaatkan pola sideways di banyak saham.
Selain di big-caps, satu peluang lain yang patut dipertimbangkan ada di dua emiten poultry, CPIN dan JPFA. Kinerja keduanya underperform the market selama dua bulan terakhir menyusul anjloknya harga DOC ke level terendahnya Rp800 per ekor November lalu. Jika cost of production per ekor DOC adalah Rp3000-Rp3500 (menurut asosiasi unggas lokal), produsen DOC jelas merugi.
Kini harga DOC broiler telah stabil dikisaran 3700-3800, tidak jauh dari harga ideal yang Rp4000, dimana tidak terlalu mahal untuk peternak namun juga menguntungkan produsen. Dengan harga saham CPIN dan JPFA yang kelihatannya sudah sampai di titik nadirnya, membeli duo saham ini rasanya sangat layak untuk dipertimbangkan!
Jumat, 30 Desember 2011
Jumat, 23 Desember 2011
Jum'at 23 des 2011
10:45 PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA.Jk) siapkan investasi Rp 4.8 trilliun hingga 2017 utk bangun office tower, mall, apartment and mixed use di lahan 5.5 hectares. Investasi didanai dr hasil IPO dan internal cash.
10:44 BORN sudah punya schedule u pelunasan hutangnya ke Standard Chartered secara bertahap : BORN akan membayar lima persen dari utangnya tersebut pada 2012 mendatang. Dengan 2,5 persen per 30 September dan 31 Desember 2012, Pada 2013 dan 2014, dia akan membayar 3,5 persen dari pinjamannya. Sehingga tiap tahunnya dia membayar utang sebesar 14 persen. Lalu pada tahun 2015, dia akan membayar 4,0 persen dari cicilan tersebut tiap kuartal, dengan total 16 persen tiap kuartal. Dan pada 2016, dia akan membayar 12,75 persen dari cicilannya dengan total 51 persen. BORN jg telah menyusun suatu cara pembayaran kembali utang tersebut dengan tetap memperhatikan dan mendahulukan rencana pengelolaan modal perseroan u melakukan ekspansi kapasitas produksi ditahun dpn dgn kapasitas produksi 10jt ton per thn
10:44 BORN sudah punya schedule u pelunasan hutangnya ke Standard Chartered secara bertahap : BORN akan membayar lima persen dari utangnya tersebut pada 2012 mendatang. Dengan 2,5 persen per 30 September dan 31 Desember 2012, Pada 2013 dan 2014, dia akan membayar 3,5 persen dari pinjamannya. Sehingga tiap tahunnya dia membayar utang sebesar 14 persen. Lalu pada tahun 2015, dia akan membayar 4,0 persen dari cicilan tersebut tiap kuartal, dengan total 16 persen tiap kuartal. Dan pada 2016, dia akan membayar 12,75 persen dari cicilannya dengan total 51 persen. BORN jg telah menyusun suatu cara pembayaran kembali utang tersebut dengan tetap memperhatikan dan mendahulukan rencana pengelolaan modal perseroan u melakukan ekspansi kapasitas produksi ditahun dpn dgn kapasitas produksi 10jt ton per thn
Kamis, 22 Desember 2011
Kamis 22 Des 2011
14:03 Watch indy!!!! Berdasarkan berita kemarin indy yg belum ada pergerakan. Jgn lupa. Indy masuk msci
10:47 osk ; Indofood Sukses Makmur: Reversal INDF pada perdagangan kemarin meanrik untuk diperhatikan. INDF diperdagangkan di level PE 8.1x dan PBV 1.3x, masih lebih murah dibandingkan saham-saham di industri sejenis. Hingga akhir tahun 2011 ini, kami melihat potensi pertumbuhan marjin dari bogasari melihat turun nya harga gandum dari USD6.8/bushel pada 3Q11 menjadi USD5.7/bushel atau turun sebesar 12%, dan untuk 2012 kami mem-forecast pertumbuhan revenue hinga 11.8%. Saat ini, kontribusi Sales INDF masih didominasi oleh Bogasari (30%), ICBP (38.5%), Sawit (25%). Sementara secara Operating profit, CPO kontribusi sebesar 43%, Bogasari 17%, dan ICBP 38.7%. Kami masih merekomendasikan BUY untuk INDF dengan target price di Rp7,500 merefleksikan PE12f dan PBV12f 14.8x dan 2.5x.
Dow 12,107 (+0.03%)- stocks closed mixed as gains in energy and financial shares were able to offset the weakness in tech sector
Oil (WTI) 98.5 +1.3%
Gold 1,614
Copper 7,455 +0.6%
Nickel 18,975 +0.6%
Tins 19,200 +1.1%
CPO RM3,072 +1.7%
TLKM 31.19 (+0.45%)=7,121
ISAT 29.60 (-0.62%)=5,407
EIDO 29.34 (+0.10%)
IDR 9,133
Nikkei -0.32%
Kospi -0.33%
ASX -0.80%
Lack of firm direction from US markets, perhaps IDX would move in mixed direction today. Higher oil price might improve sentiment on energy-related counters
Stocks to watch:
MNCN- our analyst, Andrey Wijaya, lifted his FY11 and FY12 net profit forecast by 7.6% and 14.7%, respectively, as he saw some improvements in the company's 9M11 performances.
Following the upgrade, Andrey maintains his BUY call on the stock & increases his TP from Rp1,150 to Rp1,650, reflecting a 17.3X PER'12
PTBA- won a $1.6bn contract to build a coal-fired power plant in South Sumatra. PTBA will form a JV with China Huadian Corp, in which PTBA will own 45% stakes. The project will be started at the end of 2012 and the operation is scheduled to start in 2016. PTBA will supply 5.4mn tons/year of coal to the power plant- still a long-term story, but with its existing business, PTBA is already one of our top picks for coal sector. BUY with TP of Rp22,200
WIKA- targets FY12 net profit to grow by 23% to Rp430.7bn, which is 8% and 16% above our and consensus numbers. The revenue is expected to growt by 24% to Rp12.1tn & gross margin should expand by 300bps. We maintain our BUY call with TP of Rp850
ADHI- projected revenue to grow by 34% to ADHI- projected revenue to grow by 34% to Rp9.4tn in 2012 as it targets to obtain Rp13.5tn worth of contracts next year. Meanwhile, FY12 net profit is expected to rise by 12% to Rp205bn, higher than market consensus of Rp190bn
BIPI- agreed to buy Astrindo Mahakarya
Indonesia, which provides coal-mining infrastructure services, for $600mn. The purchase is expected to generate an additional $80mn in BIPI's bottom line in 2012
10:47 osk ; Indofood Sukses Makmur: Reversal INDF pada perdagangan kemarin meanrik untuk diperhatikan. INDF diperdagangkan di level PE 8.1x dan PBV 1.3x, masih lebih murah dibandingkan saham-saham di industri sejenis. Hingga akhir tahun 2011 ini, kami melihat potensi pertumbuhan marjin dari bogasari melihat turun nya harga gandum dari USD6.8/bushel pada 3Q11 menjadi USD5.7/bushel atau turun sebesar 12%, dan untuk 2012 kami mem-forecast pertumbuhan revenue hinga 11.8%. Saat ini, kontribusi Sales INDF masih didominasi oleh Bogasari (30%), ICBP (38.5%), Sawit (25%). Sementara secara Operating profit, CPO kontribusi sebesar 43%, Bogasari 17%, dan ICBP 38.7%. Kami masih merekomendasikan BUY untuk INDF dengan target price di Rp7,500 merefleksikan PE12f dan PBV12f 14.8x dan 2.5x.
Dow 12,107 (+0.03%)- stocks closed mixed as gains in energy and financial shares were able to offset the weakness in tech sector
Oil (WTI) 98.5 +1.3%
Gold 1,614
Copper 7,455 +0.6%
Nickel 18,975 +0.6%
Tins 19,200 +1.1%
CPO RM3,072 +1.7%
TLKM 31.19 (+0.45%)=7,121
ISAT 29.60 (-0.62%)=5,407
EIDO 29.34 (+0.10%)
IDR 9,133
Nikkei -0.32%
Kospi -0.33%
ASX -0.80%
Lack of firm direction from US markets, perhaps IDX would move in mixed direction today. Higher oil price might improve sentiment on energy-related counters
Stocks to watch:
MNCN- our analyst, Andrey Wijaya, lifted his FY11 and FY12 net profit forecast by 7.6% and 14.7%, respectively, as he saw some improvements in the company's 9M11 performances.
Following the upgrade, Andrey maintains his BUY call on the stock & increases his TP from Rp1,150 to Rp1,650, reflecting a 17.3X PER'12
PTBA- won a $1.6bn contract to build a coal-fired power plant in South Sumatra. PTBA will form a JV with China Huadian Corp, in which PTBA will own 45% stakes. The project will be started at the end of 2012 and the operation is scheduled to start in 2016. PTBA will supply 5.4mn tons/year of coal to the power plant- still a long-term story, but with its existing business, PTBA is already one of our top picks for coal sector. BUY with TP of Rp22,200
WIKA- targets FY12 net profit to grow by 23% to Rp430.7bn, which is 8% and 16% above our and consensus numbers. The revenue is expected to growt by 24% to Rp12.1tn & gross margin should expand by 300bps. We maintain our BUY call with TP of Rp850
ADHI- projected revenue to grow by 34% to ADHI- projected revenue to grow by 34% to Rp9.4tn in 2012 as it targets to obtain Rp13.5tn worth of contracts next year. Meanwhile, FY12 net profit is expected to rise by 12% to Rp205bn, higher than market consensus of Rp190bn
BIPI- agreed to buy Astrindo Mahakarya
Indonesia, which provides coal-mining infrastructure services, for $600mn. The purchase is expected to generate an additional $80mn in BIPI's bottom line in 2012
Rabu, 21 Desember 2011
15%3A00+HOT+ISSUE%3A+HRUM+melaksanakan+converitble+bond+dengan+equivalen+pada+harga+Rp9%2C400.+Convertible+bond+ini+akan+jatuh+tempo+pada+2013%0D%0A%0D%0A%0D%0A10%3A19+%26nbsp%3BFr+Man+Sec+%3A%3A%3A+Infrastructure%3A+New+land+bill+will+enforced+retroactively%0D%0A%0D%0A%C2%B7%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B+Sentul+City%3A%26nbsp%3B+BKSL%E2%80%99s+EGM+appoints+Kwee+Cahyadi+Kumala+as+new+President+Director+%28BKSL%2C+Rp255%2C+Buy%2C+TP%3A+Rp400%29%0D%0A%0D%0A%C2%B7%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B+United+Tractors%3A%26nbsp%3B%26nbsp%3B+11M11+Komatsu+sales+volume+grows+by+8.0%25mom+%28UNTR%2C+Rp24%2C850+% c+BUY%2C+TP%3A+Rp28%2C100%29%26nbsp%3B+%28selengkapnya+email%29%0D%0A%0D%0A%0D%0AAISA%0D%0ADipenghujung+thn+2011+ini%2C+PT+Tiga+Pilar+Sejahtera+Food+Tbk+diperkirakan+akan+memperoleh+kenaikan+pendapatan+141%25+senilai+Rp.+1%2C7Tn+dibandingkan+thn+lalu+yg+hanya+sebesar+Rp.+705%2C21+milyar.+Perkiraan+laba+bersih+hingga+akhir+thn+nanti+diprediksi+akan+mencapai+Rp.100+miliar+%28%2B33%25%29+dibandingkan+pencapaian+thn+lalu+sebesar+Rp.+75%2C21+Milyar.+Sumbangan+terbesar+diberikan+oleh+consumer+food+37%25%2C+beras+36%25%2C+basic+food+22%25+dan+sisanya+berasal+dr+agribisnis.+Sampai+dgn+periode+Qept%26amp%3B+011+total+penjualan+bersih+mencapai+kenaikan+153%25+setara+dgn+Rp.+1.13Tn.%0D%0A%28Source%3A+Bisnis+Indonesia%29%0D%0A%0D%0A----------------6+-------------------------------------+%0D%0APERSONAL+VIEW+on+21.12.11+%0D%0AOn+Local+News+%0D%0ABeberapa+berita+yg+terkait+dgn+pergerakan+capital+market+hari+ini%3A+%0D%0A*Pembatasan+BBM+bagi+mobil+pribadi+yg+akan+mulai+efektif+dilaksanakan+pd+tgl+1+April%2712.+%0D%0A*Pasca+%27Investment+Grade%27+yg+dianugerahkan+oleh+Fitch%2C+menyusul+prediksi+tambahan+gelar+dari+S%26amp%3BP+serta+Moody%27s+di+kgArtal+I%2F2011%2C+kembali+pasar+finansial+Indonesia+akan+siap2+kebanjiran+%27capital+inflow%27+dari+pemodal+asing.+Dlm+2bln+terakhir+angka+%27hot+money%27+yg+masuk+ke+pasar+saham+naik+signifikan+dari+US%24+1+miliar+dibln+OpD+mjd+US%242%2C68+miliar+dibln+Des.+SBN+kepemilikan+asing+pd+periode+yg+sama+jg+naik+30%25+dari+total+SBN+sebesar+Rp.+723%2C76+Tn.%26nbsp%3B%26nbsp%3B+%0D%0AOn+JCI%0D%0APd+perdagangan+kmrn%2C+IHSG+ditutup+turun+0.47%25+ke+level+3752.34%2C+kecuali+finance+%26amp%3B+agriculture%2C+hampir+seluruh+lini+sektoral+mengalami+penurunan+rata2+hampir+1%25.+Pelaku+masih+dibayangi+kondisi+indeks+global+yg+bergerak+vowQtile.+Nilai+tukar+Rupiah+kmrn+melemah+0.13%25+mjd+Rp.+9080+per+dolar+AS.+%0D%0A%0D%0AMengekor+penguatan+terbatas0Ti+bursa+AS+%26amp%3B+Eropa%2C+pergerakan+IHSG+hari+ini+berpeluang+bergerak+positif+dikisaran+3720-3815.+Harapan+utk+aksi+window+dressing+dipenghujung+tahun+atas+saham2+bagus+yg+telah+terkoreksi+cukup+dalam+serta+saham+yg+baru+melantai+%28khususnya+BUMN%29+yg+msh+berada+dibawah+harga+IPO+mjd+ekspektasi+bagi+kebanyakan+pelaku+pasar.%0D%0A%0D%0AOn+Stock+Pick%0D%0ASaham2+perbankan+diprediksi+akan+mjd+leading+mover+dlm+pergerakan+positif+Indeks+%28BMRI%2C+BBRI%2C+BBCA%29%2C+disupport+oleh+saham+Consumer+Goods%28KLBF%2CGGRM%29%2C+Manufacture+%28IMAS%2CGJTL%29%2C+Infrastruc+%28JSMR%2C+CMNP%2C+SMGR%29.+Utk+Mining+kecenderungan+msh+akan+bergerak+sideways+sejalan+dg+fluktuasi+harga+komoditas+dunia+%28BOW+utk+PTBA%2CHRUM%29.+%0D%0A%0D%0A2nd+liner%3A+GIAA%2C+AISA%2C+PNLF%2CMETA.+%0D%0ASaham2+group+konglomerat+%28ASII%2C+UNTR%2C+LSIP%29%2C%28INDF%2C+SIMP%29%2C%28BUMI%2C+ENRG%29%2C%28BHIT%2C+MNCN%29+%0D%0A%0D%0AJCI+for+today%3A%0D%0ASupport%3A%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B+3747+%3B+3739%0D%0AResistance%3A+3771+%3B+3790%0D%0AUSD%2FIDR%3A%26nbsp%3B%26nbsp%3B%26nbsp%3B+9080-9150%0D%0A%0D%0A%22Selamat+berkarya+%26amp%3B+berinvestasi%22%0D%0A%28By%3A+Cynthia.+Source%3A+BI%2C+Kontan%29
Selasa, 20 Desember 2011
Selasa 20 Des 2011
13:37 Moody’s Investors Service and
Standard and Poor’s may upgrade Indonesia’s credit rating to
investment grade in the first quarter of next year, Coordinating
Minister for the Economy Hatta Rajasa said.
Berita" GIAA :::
http://mobile.kontan.co.id/industri/read/85602/Tahun-2012-Garuda-tambah-tiga-rute-internasional-dan-16-domestik-
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) periode Januari-November 2011 meraih pendapatan sebesar Rp22,97 triliun dan membukukan laba sebesar Rp725 miliar.
"Pendapatan periode Januari-November 2011 meningkat 41,9% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp16,19 teriliun, sementara laba periode berjalan mengalami peningkatan sebesar 124 persen dibanding periode yang sama tahun lalu Rp323 miliar," ujar Dirut GIAA, Emirsyah Satar pada public expose, Senin (19/12)
http://m.inilah.com/read/detail/1809526/penumpang-garuda-capai-1545-juta-orang
http://mobile.kontan.co.id/industri/read/85598/2012-Garuda-targetkan-pertumbuhan-penumpang-sebesar-20
http://m.bisnis.com/articles/belanja-modal-garuda-tahun-depan-rp5-triliun
http://m.inilah.com/read/detail/1809550/giaa-siapkan-capex-rp14-t-lebih
-----------------------------------------------------------
Tuesday (20/12) Early BIRD Fundamental Prespective (Edwin Sebayang-MNC Securities)
Kejatuhan Saham perbankan, terutama saham Bank of America, sbg bank terbesar di AS, turun dibawah $5/lbr level terendah selama 3 tahun terakhir, dan ini memicu kejatuhan saham perbankan lainnya membuat sektor perbankan memimpin pelemahan Dow Jones -100.13 poin (-0.84%) dlm trading Senin, dlm sebuah perdagangan yg tipis ditengah beberapa fund manager dan hedge sudah mulai tutup buku tahun 2011 serta akibat akan diterapkannya aturan Basel 3 dan komentar Gubernur ECB, Mario Draghi yg mengatakan hanya akan menolong sedikit atas krisis hutang di Euro Zone serta ketidakpastian Outlook masa depan membuat semakin kecil kemungkinan tjdnya Santa Rally diakhir tahun ini di Wall Street.
Akibat kejatuhan Wall Street tsb, membuat Bursa Indonesia juga ES perkirakan akan kembali tertekan tipis sepanjang perdagangan Selasa.
DOW 11766.26 -0.84%
NAS 2523.14 -1.26%
S&P 1205.34 -1.17%
OIL 94 +0.5%
GOLD 1595.4 -0.15%
NICKEL 18380 +2.34%
TIN.18695 -0.56%
CPO 3017 +1.17%
TLK.30.85 (Rp. 6990)
IIT.28.92 (Rp.5240)
Tue IDX Range: 3737 - 3786
BUY: UNVR
BOW: BMRI, ASII, SMGR, JSMR, BSDE, PGAS, BBRI, AKRA, MAPI (Pls Contact MNC Sec Research Div. or email to edwin.sebayang@bhakti-investama.com/Discl On)
Standard and Poor’s may upgrade Indonesia’s credit rating to
investment grade in the first quarter of next year, Coordinating
Minister for the Economy Hatta Rajasa said.
Berita" GIAA :::
http://mobile.kontan.co.id/industri/read/85602/Tahun-2012-Garuda-tambah-tiga-rute-internasional-dan-16-domestik-
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) periode Januari-November 2011 meraih pendapatan sebesar Rp22,97 triliun dan membukukan laba sebesar Rp725 miliar.
"Pendapatan periode Januari-November 2011 meningkat 41,9% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp16,19 teriliun, sementara laba periode berjalan mengalami peningkatan sebesar 124 persen dibanding periode yang sama tahun lalu Rp323 miliar," ujar Dirut GIAA, Emirsyah Satar pada public expose, Senin (19/12)
http://m.inilah.com/read/detail/1809526/penumpang-garuda-capai-1545-juta-orang
http://mobile.kontan.co.id/industri/read/85598/2012-Garuda-targetkan-pertumbuhan-penumpang-sebesar-20
http://m.bisnis.com/articles/belanja-modal-garuda-tahun-depan-rp5-triliun
http://m.inilah.com/read/detail/1809550/giaa-siapkan-capex-rp14-t-lebih
-----------------------------------------------------------
Tuesday (20/12) Early BIRD Fundamental Prespective (Edwin Sebayang-MNC Securities)
Kejatuhan Saham perbankan, terutama saham Bank of America, sbg bank terbesar di AS, turun dibawah $5/lbr level terendah selama 3 tahun terakhir, dan ini memicu kejatuhan saham perbankan lainnya membuat sektor perbankan memimpin pelemahan Dow Jones -100.13 poin (-0.84%) dlm trading Senin, dlm sebuah perdagangan yg tipis ditengah beberapa fund manager dan hedge sudah mulai tutup buku tahun 2011 serta akibat akan diterapkannya aturan Basel 3 dan komentar Gubernur ECB, Mario Draghi yg mengatakan hanya akan menolong sedikit atas krisis hutang di Euro Zone serta ketidakpastian Outlook masa depan membuat semakin kecil kemungkinan tjdnya Santa Rally diakhir tahun ini di Wall Street.
Akibat kejatuhan Wall Street tsb, membuat Bursa Indonesia juga ES perkirakan akan kembali tertekan tipis sepanjang perdagangan Selasa.
DOW 11766.26 -0.84%
NAS 2523.14 -1.26%
S&P 1205.34 -1.17%
OIL 94 +0.5%
GOLD 1595.4 -0.15%
NICKEL 18380 +2.34%
TIN.18695 -0.56%
CPO 3017 +1.17%
TLK.30.85 (Rp. 6990)
IIT.28.92 (Rp.5240)
Tue IDX Range: 3737 - 3786
BUY: UNVR
BOW: BMRI, ASII, SMGR, JSMR, BSDE, PGAS, BBRI, AKRA, MAPI (Pls Contact MNC Sec Research Div. or email to edwin.sebayang@bhakti-investama.com/Discl On)
Senin, 19 Desember 2011
Senin 19 des 2011
15:45 ENRG : tandatangan pinjaman dlm rangkan pembelian blok Conoco, diperkirakan dlm minggu ini.
13:48 http://idsaham.com/news-saham-DART-dapat-restu-RUPS-melakukan-kuasi-reorganisasi--Kontan-239857.html
11:08 North Korea Says Supreme Leader Kim Jong Il Has Died; Seoul Shares Extend Losses on News (story developing)
---------------------------------------------
ASRI
PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) akan menginvestasikan dana sebesar Rp3 triliun pada 2012 yang akan dialokasikan Rp1 triliun untuk proyek perluasan Pasar Kemis, Rp600 miliar untuk pembangunan proyek Serpong, serta sisanya untuk proyek di Bali. Sumber pendanaan dari
investasi ini akan berasal dari penerbitan obligasi global US$200 juta, penerbitan saham baru, dan pinjaman bank. Sementara itu, target marketing sales pada tahun depan ditargetkan mencapai
Rp3 triliun atau tumbuh 11 dibandingkan estimasi marketing sales tahun ini yang sebesar Rp2,7 triliun.
------------------------------------------
Jakarta - Laba bersih PT Ciputra Developement Tbk (CTRA) berpotensi meningkat hingga 108% yang ditopang peningkatan marketing sale produk 88%.
Demikian mengutip hasil riset E Trading Securities, kemarin. Potensi ini apabila mengasumsikan pendapatan perusahaan bertumbuh mencapai Rp3,2 triliun berdasarkan kinerja periode sebelumnya. Saat itu, 71% dari total Marketing Sales dapat disumbangkan ke penjualan perusahaan dan 15% dari total penjualan menjadi laba bersih perusahaan.
Perseroan dapat meraih marketing sales mencapai Rp4,1 triliun hingga November 2011. Pencapaian marketing sales tersebut telah melebih target perseroan sebesar Rp3,9 triliun pada 2011. Untuk marketing sales dapat mencapai Rp4,5 triliun pada 2011. Sebelumnya marketing sales perseroan senilai Rp2,4 triliun pada 2010.
Dengan asumsi tersebut maka sampai dengan akhir tahun 2011 ini CTRA memiliki EPS sebesar Rp32 dengan P/E 18x. Sementara P/E rata-rata industri adalah 20x, apabila menggunakan P/E rata-rata Industri maka harga saham CTRA ini berkisar pada harga Rp640. Pada Jumat lalu, saham CTRA turun Rp10 ke Rp570.
------------------------------------------------------------
Market Research - First Asia Capital (PC) | 19/12/2011
? Pada perdagangan akhir minggu kemarin indeks ditutup menguat 1,8%< Penguatan terjadi seiring dengan diperolehnya investment grade terhadap peringkat utang Indonesia oleh Fitch.
? Akan Etapi arena dibayangi dengan perkembangan krisis yang masih belum menunjukkan jalan keluar.Sepanjang pekan kemarin indeks hanya menguat sebesar 0,32% dari posisi pada awal minggu kemarin.
? Jika di lihat dari sisi teknikal, pergerakan indeks sedang memasuki masa krusial karena mendekati akhir dari pola asymetric triangle. Indikator MACD masih dalam posisi negatif, sedangkan indikator oscilator dalam posisi yang baik.
? Sementara pelemahan yang terjadi di bursa global disebabkan banyaknya berita negatif yang beredar di pasar. Seperti downgrade outlook rating Perancis dan yang terbaru, pertemuan WTO gagal menyepakati pakta perdagangan bebas.
? Sedangkan di dalam negeri justru bermunculan berbagai berita positif. Diantara adalah di setujuinya RUU pengadaan tanah. RUU tersebut akan mempercepat pembangunan infrastruktur terutama sektor tol yang selama ini terhambat masalah pembebasan lahan.
? Oleh karena itu diprediksi untuk hari ini indeks akan konsolidasi karena perkembangan kawasan global belum mendukung. Indeks Nikkei dan AORD dibuka negatif pagi ini.
? Namun demikian koreksi hanya bersifat sementara karena secara fundamental dan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sejauh ini mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepan.
IHSG R2:3830 R1:3800 S1:3730 S2:3690.
Saham Pilihan :
ASII 67000-72000 Buy on Weakness
BBRI 6650-7000 Maintain Buy
PGAS 3050-3275 Trading Buy
BMRI 6550-7000 Maintain Buy
INTP 16100-17200 Sell on Strength
BORN 820-880 Maintain Buy
INDF 4550-4650 Maintain Buy
ITMG 36550-39250 Trading Buy
CTRP 480-520 Buy on Weakness
SMCB 2150-2300 Sell on Strength or buy break Rp.2300
GJTL 2950-3200 Sell on Strength
BBNI 3850-4050 Maintain Buy
Disclaimer On
First Asia Research
www.firstasiacapital.com
-------------------------------------------------------------
Dow 11,866 (-0.02%)- stocks finished flat after a warning from Fitch Ratings about Europe redirected
focus from positive US economic data
Oil (WTI) 93.5 -0.4%
Gold 1,603
Copper 7,345 +1.9%
Nickel 18,550 +3.7%
Tins 18,800 +1.1%
CPO RM2,984 +0.4%
TLKM 315 7 (+0.7%)=7,125
ISAT 29.84 (+1.2%)=5,422
EIDO 28.86 (+1.6%)
IDR 9,085
Nikkei -0.8%
Kospi -1.9%
ASX -2.1%
along with the regional markets, IDX may go lower today as Fitch Rating's warning on Europe's rating has
damped optimism that policy makers will be able to solve the debt crisis
Stocks to watch:
SSIA- allocating Rp1tn for capex in 2012, which 85% of it will be used to increase its land bank.
According to management, the company plans to acquire 1,300ha of land- for now, we have a BUY call on
SSIA with TP of Rp650; however,we believe any land acquisitions should increase the company's NAV. Thus,
an upgrade in TP is possible
ASRI- will allocate Rp3tn for capex next year which will be used for development of its projects in
Pasar Kemis, Serpong and Bali- ASRI is also one of our top picks for property sector. Maintain BUY with
TP of Rp600
INAF- targets FY12 sales to grow by 50% to around Rp1.95tn & net profit to jump by 50-75% to Rp75-87.5bn
------------------------------------------------------------
Adhi Karya Genjot Laba Rp 204 Miliar di 2012
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membidik laba bersih Rp 204,64 miliar tahun depan. Pencapaian ini meningkat 2,17% dari perkiraan laba 2011, yang akan ditutup pada kisaran Rp 183,37 miliar.
Menurut Corporate Secretary ADHI, Kurnadi Gularso dalam keterangan tertulisnya pada Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (18/12/2011), kinerja tahun depan akan dioptimalkan dari sektor Engineering Procurement Contract (EPC) berupa power plan (strangthening) serta minyak dan das (extending).
Selain itu, proyek infrastruktur juga akan perseroan genjot, dengan memaksimalkan Independent Power Producer (PP) serta jalan tol. Proyek properti dan realty juga masih jadi penopang pendapatan perseroan tahun depan.
Dengan strategi ini, pendapatan ADHI akan mencapai Rp 9,41 triliun, meningkat dari periode tahun 2011 yang dipercaya mencapai Rp 7 triliun.
Perseroan masih banyak mengandalkan proyek pemerintah dan BUMN lain, dengan porsi 70%, sisanya merupakan proyek swasta. Proyek infrastruktur sepanjang 2011-2012 mengambil porsi 73% dan total pengerjaan perseroan, 27% lain proyek bangunan.
Sepanjang tahun ini, perseroan membidik kontrak baru senilai Rp 13,34 triliun, sudah termasuk didalamnya proyek bersama sebesar Rp 2,07 triliun. Sementara proyek carry over yang dikerjakan tahun ini menqApai Rp 6,24 triliun.
Dari total kontrak baru Rp 19,59 triliun, tidak dapat dikerjakan seluruhnya. Sehingga akan ada carry over yang bakal digarap tahun depan mencapai Rp 11,5 triliun.
13:48 http://idsaham.com/news-saham-DART-dapat-restu-RUPS-melakukan-kuasi-reorganisasi--Kontan-239857.html
11:08 North Korea Says Supreme Leader Kim Jong Il Has Died; Seoul Shares Extend Losses on News (story developing)
---------------------------------------------
ASRI
PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) akan menginvestasikan dana sebesar Rp3 triliun pada 2012 yang akan dialokasikan Rp1 triliun untuk proyek perluasan Pasar Kemis, Rp600 miliar untuk pembangunan proyek Serpong, serta sisanya untuk proyek di Bali. Sumber pendanaan dari
investasi ini akan berasal dari penerbitan obligasi global US$200 juta, penerbitan saham baru, dan pinjaman bank. Sementara itu, target marketing sales pada tahun depan ditargetkan mencapai
Rp3 triliun atau tumbuh 11 dibandingkan estimasi marketing sales tahun ini yang sebesar Rp2,7 triliun.
------------------------------------------
Jakarta - Laba bersih PT Ciputra Developement Tbk (CTRA) berpotensi meningkat hingga 108% yang ditopang peningkatan marketing sale produk 88%.
Demikian mengutip hasil riset E Trading Securities, kemarin. Potensi ini apabila mengasumsikan pendapatan perusahaan bertumbuh mencapai Rp3,2 triliun berdasarkan kinerja periode sebelumnya. Saat itu, 71% dari total Marketing Sales dapat disumbangkan ke penjualan perusahaan dan 15% dari total penjualan menjadi laba bersih perusahaan.
Perseroan dapat meraih marketing sales mencapai Rp4,1 triliun hingga November 2011. Pencapaian marketing sales tersebut telah melebih target perseroan sebesar Rp3,9 triliun pada 2011. Untuk marketing sales dapat mencapai Rp4,5 triliun pada 2011. Sebelumnya marketing sales perseroan senilai Rp2,4 triliun pada 2010.
Dengan asumsi tersebut maka sampai dengan akhir tahun 2011 ini CTRA memiliki EPS sebesar Rp32 dengan P/E 18x. Sementara P/E rata-rata industri adalah 20x, apabila menggunakan P/E rata-rata Industri maka harga saham CTRA ini berkisar pada harga Rp640. Pada Jumat lalu, saham CTRA turun Rp10 ke Rp570.
------------------------------------------------------------
Market Research - First Asia Capital (PC) | 19/12/2011
? Pada perdagangan akhir minggu kemarin indeks ditutup menguat 1,8%< Penguatan terjadi seiring dengan diperolehnya investment grade terhadap peringkat utang Indonesia oleh Fitch.
? Akan Etapi arena dibayangi dengan perkembangan krisis yang masih belum menunjukkan jalan keluar.Sepanjang pekan kemarin indeks hanya menguat sebesar 0,32% dari posisi pada awal minggu kemarin.
? Jika di lihat dari sisi teknikal, pergerakan indeks sedang memasuki masa krusial karena mendekati akhir dari pola asymetric triangle. Indikator MACD masih dalam posisi negatif, sedangkan indikator oscilator dalam posisi yang baik.
? Sementara pelemahan yang terjadi di bursa global disebabkan banyaknya berita negatif yang beredar di pasar. Seperti downgrade outlook rating Perancis dan yang terbaru, pertemuan WTO gagal menyepakati pakta perdagangan bebas.
? Sedangkan di dalam negeri justru bermunculan berbagai berita positif. Diantara adalah di setujuinya RUU pengadaan tanah. RUU tersebut akan mempercepat pembangunan infrastruktur terutama sektor tol yang selama ini terhambat masalah pembebasan lahan.
? Oleh karena itu diprediksi untuk hari ini indeks akan konsolidasi karena perkembangan kawasan global belum mendukung. Indeks Nikkei dan AORD dibuka negatif pagi ini.
? Namun demikian koreksi hanya bersifat sementara karena secara fundamental dan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sejauh ini mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepan.
IHSG R2:3830 R1:3800 S1:3730 S2:3690.
Saham Pilihan :
ASII 67000-72000 Buy on Weakness
BBRI 6650-7000 Maintain Buy
PGAS 3050-3275 Trading Buy
BMRI 6550-7000 Maintain Buy
INTP 16100-17200 Sell on Strength
BORN 820-880 Maintain Buy
INDF 4550-4650 Maintain Buy
ITMG 36550-39250 Trading Buy
CTRP 480-520 Buy on Weakness
SMCB 2150-2300 Sell on Strength or buy break Rp.2300
GJTL 2950-3200 Sell on Strength
BBNI 3850-4050 Maintain Buy
Disclaimer On
First Asia Research
www.firstasiacapital.com
-------------------------------------------------------------
Dow 11,866 (-0.02%)- stocks finished flat after a warning from Fitch Ratings about Europe redirected
focus from positive US economic data
Oil (WTI) 93.5 -0.4%
Gold 1,603
Copper 7,345 +1.9%
Nickel 18,550 +3.7%
Tins 18,800 +1.1%
CPO RM2,984 +0.4%
TLKM 315 7 (+0.7%)=7,125
ISAT 29.84 (+1.2%)=5,422
EIDO 28.86 (+1.6%)
IDR 9,085
Nikkei -0.8%
Kospi -1.9%
ASX -2.1%
along with the regional markets, IDX may go lower today as Fitch Rating's warning on Europe's rating has
damped optimism that policy makers will be able to solve the debt crisis
Stocks to watch:
SSIA- allocating Rp1tn for capex in 2012, which 85% of it will be used to increase its land bank.
According to management, the company plans to acquire 1,300ha of land- for now, we have a BUY call on
SSIA with TP of Rp650; however,we believe any land acquisitions should increase the company's NAV. Thus,
an upgrade in TP is possible
ASRI- will allocate Rp3tn for capex next year which will be used for development of its projects in
Pasar Kemis, Serpong and Bali- ASRI is also one of our top picks for property sector. Maintain BUY with
TP of Rp600
INAF- targets FY12 sales to grow by 50% to around Rp1.95tn & net profit to jump by 50-75% to Rp75-87.5bn
------------------------------------------------------------
Adhi Karya Genjot Laba Rp 204 Miliar di 2012
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membidik laba bersih Rp 204,64 miliar tahun depan. Pencapaian ini meningkat 2,17% dari perkiraan laba 2011, yang akan ditutup pada kisaran Rp 183,37 miliar.
Menurut Corporate Secretary ADHI, Kurnadi Gularso dalam keterangan tertulisnya pada Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (18/12/2011), kinerja tahun depan akan dioptimalkan dari sektor Engineering Procurement Contract (EPC) berupa power plan (strangthening) serta minyak dan das (extending).
Selain itu, proyek infrastruktur juga akan perseroan genjot, dengan memaksimalkan Independent Power Producer (PP) serta jalan tol. Proyek properti dan realty juga masih jadi penopang pendapatan perseroan tahun depan.
Dengan strategi ini, pendapatan ADHI akan mencapai Rp 9,41 triliun, meningkat dari periode tahun 2011 yang dipercaya mencapai Rp 7 triliun.
Perseroan masih banyak mengandalkan proyek pemerintah dan BUMN lain, dengan porsi 70%, sisanya merupakan proyek swasta. Proyek infrastruktur sepanjang 2011-2012 mengambil porsi 73% dan total pengerjaan perseroan, 27% lain proyek bangunan.
Sepanjang tahun ini, perseroan membidik kontrak baru senilai Rp 13,34 triliun, sudah termasuk didalamnya proyek bersama sebesar Rp 2,07 triliun. Sementara proyek carry over yang dikerjakan tahun ini menqApai Rp 6,24 triliun.
Dari total kontrak baru Rp 19,59 triliun, tidak dapat dikerjakan seluruhnya. Sehingga akan ada carry over yang bakal digarap tahun depan mencapai Rp 11,5 triliun.
Jumat, 16 Desember 2011
Jum'at 16 Des 2011
15:48 ASing net Buy 267M
14:40 End Of Year : ASRI 530, MDLN 300, LPCK 2200, ELTY 142
11:02 Cemas, tapi so far data-data makro Amerika masih konsisten mengarah pada pemulihan ekonomi yang lebih struktural: tenaga kerja! Prospek pelemahan ekonomi global yang terseret oleh krisis Eropa belum secara nyata-nyata menjadi ancaman. Semuanya masih serba dugaan, terutama untuk 2012 nanti. Penguasa Eropa terang-terangan meminta market untuk bersabar, karena tidak akan pernah ada yang namanya 'bazooka' untuk menyelesaikan krisis dengan sekali tembak. Amerika juga secara eksplisit mengatakan tidak akan ikut mem-bailout Eropa. China pun enggan walau sebelumnya santer disebut-sebut bakal memborong surat utang Eropa. Jadi bolanya ada ditangan siapa?
Ada ditangan pelaku pasar! Sekarang investor ataupun spekulan atau siapapun namanya tinggal memilih, ingin membuat nilai aset mereka (dan kita semuanya) hancur dengan cara terus menekan pasar surat utang Eropa padahal tahu persis Merkozy dkk akan cuek bebek? Atau menekan seperlunya untuk terus dapat memutar aset dan tetap survive (sehingga bisa bertanggung-jawab kepada pemilik dana)? Aksi George Soros yang membeli European bonds senilai $2 miliar adalah betting yang berani dan bisa menjadi clue untuk kita.
Adapun atas aset Indonesia, tidak pernah ada keraguan sedikitpun. Negara kita tetap tengah menuju masa keemasannya dalam waktu tidak terlalu lama. Satu bottleneck yang selama ini menghambat segera terpecahkan dengan disahkannya UU Pembebasan Lahan. Pembangunan infrastruktur akan lebih pesat. Jalan tol trans Jawa, jalur ganda rel kereta di pantura, commuter line lingkar Jabodetabek, jembatan Selat Sunda, you name it.
Lihat saja bagaimana saham JSMR, CMNP, INTP atau SMGR yang tetap kokoh saat indeks menghujam. Untuk saham-saham seperti ini, rasanya cocok untuk longterm investment. Infrastruktur pendukung lainnya seperti lahan industri juga telah dan akan lebih kebanjiran investasi asing, ingat LPCK dan KIJA. Saham lainnya, sebisa mungkin mengikuti irama swing-nya.
Status 'investment grade' yang kembali diberikan oleh Fitch Ratings kepada kita adalah satu jejak menuju 'golden age'. Saat ini, Indonesia sejajar dengan India, Kolombia, Kroasia, Rumania, Tunisia, Latvia, Bulgaria, Hungaria, Namibia, Azerbaizan dan Maroko. Satu tingkat diatas Filipina, Portugal dan Turki, namun masih setingkat dibawah Thailand, Meksiko, Rusia dan Brasil. Tapi itu tidak akan lama, banjir dan rentannya politik Thailand akan menguntungkan Indonesia, sorry to say.
Sekarang, dengan modal investment grade, apakah bisa melakukan babat alas di market hari ini? Diragukan, apalagi jika saham-saham favorit langsung dibuka naik 1-2%. Jika tidak, maka boleh dicoba bigcaps macam GGRM, ASII, ITMG, UNTR, TLKM, BMRI, BBRI atau LSIP, KLBF, MAPI dan GJTL.
(By: Krishna DS)
10:48 Asing mulai belanja Banking...
--------------------------------------
PERSONAL VIEW on 16.12.11
On Global Market
Kembali para pelaku pasar menemukan 'ide' utk keluar dr teritori negatif, kali ini bermodalkan data positif ekonomi AS(turunnya data pengangguran + membaiknya data retail), penguatan obligasi Spanyol, Index Dolar turun 0.4%, nilai tukar Euro menguat thdp dolar AS, yg mjd andalan penguatan bursa Eropa & AS hampir +1% selain itu, para Hedge Fund jg mulai melakukan posisi 'tutup buku' menjelang libur akhir tahun & melakukan 'balancing' saldo.
On Local News
Hasil kerja keras pemerintahan serta para regulator memperoleh apresiasi lbh awal dr yg diharapkan. Salut !!! Stlh sempat kehilangan gelarnya pd bulan Des'1997, kemarin. kembali Indonesia meraih peringkat Investment Grade utk 'Sovereign Debt' sbg negara yg ekonominya terbesar di Asia Tenggara dr Pemeringkat Utang Fitch. Rating utk Utang jangka panjang luar maupun dlm negeri jg naik kelas dr BB+ mjd BBB- dg status outlook yg Stabil. 'Country Ceiling' naik mjd BBB sdgkan utk Utang jangka pendek dgn mata uang Rupiah naik peringkat mjd F3.
Mskpn tdk lepas dr bayang2 krisis ekonomi dunia, Fitch menilai negara Indonesia saat ini secara makro ekonomi memiliki perekonomian yg cukup kuat sehingga mampu bertahan bahkan bertumbuh, rendahnya rasio hutang, inflasi yg terjaga, likuiditas yg kuat, daya beli domestik yg mumpuni serta kondisi politik yg stabil mjd bahan acuan penganugerahan Peringkat Investasi ini.
Sbg catatan, pd bln Januari lalu, Moody’s Investors Service menaikkan peringkat nasional mjd Ba1, di bln April, Standard & Poor’s menaikkan 'Indonesia’s long-term foreign-currency rating' satu level dari BB mjd BB+ dgn Outlook positif.
Pekerjaan Rumah yg musti segera dihadapi adlh seberapa bsr kesiapan kita dlm menghadapi 'banjir investasi + ekspektasi" yg akan melanda perekonomian kita sebentar lagi...
On JCI
Dr bursa saham, sejalan dgn kondisi bursa regional Asia yg berada diteritori negatif, IHSG kmrn bergerak dibawah tekanan jual yg tinggi dr pr investor, nett sell foreigners sebesar Rp.670.69 Milyar dg nilai tukar Rupiah thdp dolar AS terkoreksi tipis (-0.04%) menjadi Rp. 9090. Spt yg tlh tjd sejak awal bulan Desember ini, pd menit2 terakhir bnyk saham yg diangkat harganya shgg indeks msh berhasil ditutup pd level 3701.54 (-1.33%).
Ekspektasi pelaku pasar, msknya Indonesia pd kategori 'Investment Grade' diharapkan mampu mjd 'pil biru' yg mendorong performa IHSG hari ini utk bs kembali keluar dr jeratan Support level, dg kisaran 3715-3767; R2 3803.
On Stock Pick
Tekanan jual saham2 blue chips serta aksi korporasi buyback saham2 membuat banyak saham bergerak stagnan di level support. Sejatinya, kenaikan Investment Grade yg diperoleh Indonesia, dapat memberikan support kuat atas membaiknya performa dihampir semua lini sektoral saham, disahkannya UU lahan pd hari ini jg diharapkan akan mampu mendorong kinerja saham yg terkait dg sektor ini.
Akumulasi utk saham Infrastructure (TLKM, JSMR, CMNP, SMGR, INTP, PTPP,META); Property(ASRI, SSIA, KIJA); Manufacture & Trade(ASII, GJTL,UNTR, ABMM, PGAS); Mining(PTBA, HRUM, MEDC); Finance (BBRI, BMRI, BBNI,BBCA); Consumer goods (KLBF,GGRM, AISA, GIAA).
Penantian 'window dressing' diakhir tahun dr saham2 BUMN terutama utk emiten yg baru melantai & berada dibawah harga IPO selain itu group konglomerat Astra(AALI,LSIP), Bakrie(BUMI, ENRG,BRAU,ELTY) & MNC(BHIT), Indofood(ICBP, SIMP) jg masih laik utk dicermati.
JCI for today:
Support: 3666; 3646
Resistance: 3741; 3767
USD/IDR: 9060-9100
"Selamat berkarya & berinvestasi"
(By: Cynthia. Source: BI, Kontan)
----------------------------------------------------------
ACROSS CONTINENTS - DEC 16
Hedge funds selling assets as client redemptions may have exacerbated declines for equities and reinforced market volatility on yesterday's slump. Today market sentiment is a "relief", globally and domestic signaled by lowering US jobless claims, lowering rate on Spain's sovereign debt auction, and upgrading INDONESIA TO INVESTMENT GRADE.. Congratulation Indonesia! Keep the spirit and move on!. Market seems "fruitful" this last day of the week, and financial(banks) might lead the index, followed by ASII, UNTR, ICBP, INDF. And pressure on coal might soften, ADRO, HRUM, ITMG could be recover. As infrastructure is the main theme of 2012 project, keep holding cement (SMGR and INTP) and JSMR. See your email for details. Have a nice weekend..
-----------------------------------------------------------
Ini Alasan RI Masuk Investment Grade Versi Fitch
1) Fitch memproyeksikan pertumbuhan PDB rata-rata (Indonesia) lebih dari 6,0 persen per tahun selama periode proyeksi (sampai 2013), meskipun kondisi ekonomi global yang kurang kondusif," kata Director group Fitch's Asia-Pacific Sovereign Ratings Philip McNicholas .
2) Ekonomi Indonesia yang berorientasi domestik dan keberhasilan menciptakan pertumbuhah ekonomi yang relatif kuat tanpa menimbulkan ketidak seimbangan eksternal, atau ketergantungan pada pendanaan eksternal jangka pendek memperlihatkan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi akan tahan terhadap guncangan eksternal, sebagaimana terjadi pada 2008.
3) Utang publik yang rendah,dan suku bunga riil yang positif menyediakan otoritas fleksibilitas kebijakan untuk merespons pelambatan.
4) Tingkat kepercayaan yang lebih tinggi atas kerangka kebijakan makro ada kunci dari kenaikan peringkat ini.
5) Toleransi terhadap penguatan mata uang nominal dalam kerangka kebijakan moneter, dan kesediaan untuk mengetatkan kebijakan jika inflasi mencapai single digit yang tinggi, dan kebijakan fiskal yang hati-hati memperkuat dasar untuk kenaikan peringkat.
6) "Fitch berpendapat profil kredit ini memiliki toleransi pada tingkat peringkat yang baru ini atas kenaikan defisit fiskal bila Undang Undang Akuisisi Tanah mengarah kepada belanja infrastruktur publik yang lebih tinggi.
7) Rasio utang pemerintah bruto terhadap PDB diperkirakan akan turun dari 26 persen pada akhir 2010 menjadi 25 persen pada akhir 2011, jauh dibawah median BBB yaitu 36 persen.
8) Rasio utang atau pendapatan diproyeksikan turun dari 163 persen pada akhir 2010 menjadi mendekati proyeksi median BBB 126 persen pada 2012, meskipun adanya kelemahan struktural fiskal berupa pendapatan yang rendah, hanya 17 persen dari PDB dibandingkan median BBB 33 persen.
14:40 End Of Year : ASRI 530, MDLN 300, LPCK 2200, ELTY 142
11:02 Cemas, tapi so far data-data makro Amerika masih konsisten mengarah pada pemulihan ekonomi yang lebih struktural: tenaga kerja! Prospek pelemahan ekonomi global yang terseret oleh krisis Eropa belum secara nyata-nyata menjadi ancaman. Semuanya masih serba dugaan, terutama untuk 2012 nanti. Penguasa Eropa terang-terangan meminta market untuk bersabar, karena tidak akan pernah ada yang namanya 'bazooka' untuk menyelesaikan krisis dengan sekali tembak. Amerika juga secara eksplisit mengatakan tidak akan ikut mem-bailout Eropa. China pun enggan walau sebelumnya santer disebut-sebut bakal memborong surat utang Eropa. Jadi bolanya ada ditangan siapa?
Ada ditangan pelaku pasar! Sekarang investor ataupun spekulan atau siapapun namanya tinggal memilih, ingin membuat nilai aset mereka (dan kita semuanya) hancur dengan cara terus menekan pasar surat utang Eropa padahal tahu persis Merkozy dkk akan cuek bebek? Atau menekan seperlunya untuk terus dapat memutar aset dan tetap survive (sehingga bisa bertanggung-jawab kepada pemilik dana)? Aksi George Soros yang membeli European bonds senilai $2 miliar adalah betting yang berani dan bisa menjadi clue untuk kita.
Adapun atas aset Indonesia, tidak pernah ada keraguan sedikitpun. Negara kita tetap tengah menuju masa keemasannya dalam waktu tidak terlalu lama. Satu bottleneck yang selama ini menghambat segera terpecahkan dengan disahkannya UU Pembebasan Lahan. Pembangunan infrastruktur akan lebih pesat. Jalan tol trans Jawa, jalur ganda rel kereta di pantura, commuter line lingkar Jabodetabek, jembatan Selat Sunda, you name it.
Lihat saja bagaimana saham JSMR, CMNP, INTP atau SMGR yang tetap kokoh saat indeks menghujam. Untuk saham-saham seperti ini, rasanya cocok untuk longterm investment. Infrastruktur pendukung lainnya seperti lahan industri juga telah dan akan lebih kebanjiran investasi asing, ingat LPCK dan KIJA. Saham lainnya, sebisa mungkin mengikuti irama swing-nya.
Status 'investment grade' yang kembali diberikan oleh Fitch Ratings kepada kita adalah satu jejak menuju 'golden age'. Saat ini, Indonesia sejajar dengan India, Kolombia, Kroasia, Rumania, Tunisia, Latvia, Bulgaria, Hungaria, Namibia, Azerbaizan dan Maroko. Satu tingkat diatas Filipina, Portugal dan Turki, namun masih setingkat dibawah Thailand, Meksiko, Rusia dan Brasil. Tapi itu tidak akan lama, banjir dan rentannya politik Thailand akan menguntungkan Indonesia, sorry to say.
Sekarang, dengan modal investment grade, apakah bisa melakukan babat alas di market hari ini? Diragukan, apalagi jika saham-saham favorit langsung dibuka naik 1-2%. Jika tidak, maka boleh dicoba bigcaps macam GGRM, ASII, ITMG, UNTR, TLKM, BMRI, BBRI atau LSIP, KLBF, MAPI dan GJTL.
(By: Krishna DS)
10:48 Asing mulai belanja Banking...
--------------------------------------
PERSONAL VIEW on 16.12.11
On Global Market
Kembali para pelaku pasar menemukan 'ide' utk keluar dr teritori negatif, kali ini bermodalkan data positif ekonomi AS(turunnya data pengangguran + membaiknya data retail), penguatan obligasi Spanyol, Index Dolar turun 0.4%, nilai tukar Euro menguat thdp dolar AS, yg mjd andalan penguatan bursa Eropa & AS hampir +1% selain itu, para Hedge Fund jg mulai melakukan posisi 'tutup buku' menjelang libur akhir tahun & melakukan 'balancing' saldo.
On Local News
Hasil kerja keras pemerintahan serta para regulator memperoleh apresiasi lbh awal dr yg diharapkan. Salut !!! Stlh sempat kehilangan gelarnya pd bulan Des'1997, kemarin. kembali Indonesia meraih peringkat Investment Grade utk 'Sovereign Debt' sbg negara yg ekonominya terbesar di Asia Tenggara dr Pemeringkat Utang Fitch. Rating utk Utang jangka panjang luar maupun dlm negeri jg naik kelas dr BB+ mjd BBB- dg status outlook yg Stabil. 'Country Ceiling' naik mjd BBB sdgkan utk Utang jangka pendek dgn mata uang Rupiah naik peringkat mjd F3.
Mskpn tdk lepas dr bayang2 krisis ekonomi dunia, Fitch menilai negara Indonesia saat ini secara makro ekonomi memiliki perekonomian yg cukup kuat sehingga mampu bertahan bahkan bertumbuh, rendahnya rasio hutang, inflasi yg terjaga, likuiditas yg kuat, daya beli domestik yg mumpuni serta kondisi politik yg stabil mjd bahan acuan penganugerahan Peringkat Investasi ini.
Sbg catatan, pd bln Januari lalu, Moody’s Investors Service menaikkan peringkat nasional mjd Ba1, di bln April, Standard & Poor’s menaikkan 'Indonesia’s long-term foreign-currency rating' satu level dari BB mjd BB+ dgn Outlook positif.
Pekerjaan Rumah yg musti segera dihadapi adlh seberapa bsr kesiapan kita dlm menghadapi 'banjir investasi + ekspektasi" yg akan melanda perekonomian kita sebentar lagi...
On JCI
Dr bursa saham, sejalan dgn kondisi bursa regional Asia yg berada diteritori negatif, IHSG kmrn bergerak dibawah tekanan jual yg tinggi dr pr investor, nett sell foreigners sebesar Rp.670.69 Milyar dg nilai tukar Rupiah thdp dolar AS terkoreksi tipis (-0.04%) menjadi Rp. 9090. Spt yg tlh tjd sejak awal bulan Desember ini, pd menit2 terakhir bnyk saham yg diangkat harganya shgg indeks msh berhasil ditutup pd level 3701.54 (-1.33%).
Ekspektasi pelaku pasar, msknya Indonesia pd kategori 'Investment Grade' diharapkan mampu mjd 'pil biru' yg mendorong performa IHSG hari ini utk bs kembali keluar dr jeratan Support level, dg kisaran 3715-3767; R2 3803.
On Stock Pick
Tekanan jual saham2 blue chips serta aksi korporasi buyback saham2 membuat banyak saham bergerak stagnan di level support. Sejatinya, kenaikan Investment Grade yg diperoleh Indonesia, dapat memberikan support kuat atas membaiknya performa dihampir semua lini sektoral saham, disahkannya UU lahan pd hari ini jg diharapkan akan mampu mendorong kinerja saham yg terkait dg sektor ini.
Akumulasi utk saham Infrastructure (TLKM, JSMR, CMNP, SMGR, INTP, PTPP,META); Property(ASRI, SSIA, KIJA); Manufacture & Trade(ASII, GJTL,UNTR, ABMM, PGAS); Mining(PTBA, HRUM, MEDC); Finance (BBRI, BMRI, BBNI,BBCA); Consumer goods (KLBF,GGRM, AISA, GIAA).
Penantian 'window dressing' diakhir tahun dr saham2 BUMN terutama utk emiten yg baru melantai & berada dibawah harga IPO selain itu group konglomerat Astra(AALI,LSIP), Bakrie(BUMI, ENRG,BRAU,ELTY) & MNC(BHIT), Indofood(ICBP, SIMP) jg masih laik utk dicermati.
JCI for today:
Support: 3666; 3646
Resistance: 3741; 3767
USD/IDR: 9060-9100
"Selamat berkarya & berinvestasi"
(By: Cynthia. Source: BI, Kontan)
----------------------------------------------------------
ACROSS CONTINENTS - DEC 16
Hedge funds selling assets as client redemptions may have exacerbated declines for equities and reinforced market volatility on yesterday's slump. Today market sentiment is a "relief", globally and domestic signaled by lowering US jobless claims, lowering rate on Spain's sovereign debt auction, and upgrading INDONESIA TO INVESTMENT GRADE.. Congratulation Indonesia! Keep the spirit and move on!. Market seems "fruitful" this last day of the week, and financial(banks) might lead the index, followed by ASII, UNTR, ICBP, INDF. And pressure on coal might soften, ADRO, HRUM, ITMG could be recover. As infrastructure is the main theme of 2012 project, keep holding cement (SMGR and INTP) and JSMR. See your email for details. Have a nice weekend..
-----------------------------------------------------------
Ini Alasan RI Masuk Investment Grade Versi Fitch
1) Fitch memproyeksikan pertumbuhan PDB rata-rata (Indonesia) lebih dari 6,0 persen per tahun selama periode proyeksi (sampai 2013), meskipun kondisi ekonomi global yang kurang kondusif," kata Director group Fitch's Asia-Pacific Sovereign Ratings Philip McNicholas .
2) Ekonomi Indonesia yang berorientasi domestik dan keberhasilan menciptakan pertumbuhah ekonomi yang relatif kuat tanpa menimbulkan ketidak seimbangan eksternal, atau ketergantungan pada pendanaan eksternal jangka pendek memperlihatkan bahwa prospek pertumbuhan ekonomi akan tahan terhadap guncangan eksternal, sebagaimana terjadi pada 2008.
3) Utang publik yang rendah,dan suku bunga riil yang positif menyediakan otoritas fleksibilitas kebijakan untuk merespons pelambatan.
4) Tingkat kepercayaan yang lebih tinggi atas kerangka kebijakan makro ada kunci dari kenaikan peringkat ini.
5) Toleransi terhadap penguatan mata uang nominal dalam kerangka kebijakan moneter, dan kesediaan untuk mengetatkan kebijakan jika inflasi mencapai single digit yang tinggi, dan kebijakan fiskal yang hati-hati memperkuat dasar untuk kenaikan peringkat.
6) "Fitch berpendapat profil kredit ini memiliki toleransi pada tingkat peringkat yang baru ini atas kenaikan defisit fiskal bila Undang Undang Akuisisi Tanah mengarah kepada belanja infrastruktur publik yang lebih tinggi.
7) Rasio utang pemerintah bruto terhadap PDB diperkirakan akan turun dari 26 persen pada akhir 2010 menjadi 25 persen pada akhir 2011, jauh dibawah median BBB yaitu 36 persen.
8) Rasio utang atau pendapatan diproyeksikan turun dari 163 persen pada akhir 2010 menjadi mendekati proyeksi median BBB 126 persen pada 2012, meskipun adanya kelemahan struktural fiskal berupa pendapatan yang rendah, hanya 17 persen dari PDB dibandingkan median BBB 33 persen.
Langganan:
Postingan (Atom)