Jumat, 20 Mei 2011

Berita pagi Jum'at 20 Mei 2011

Stock Pick : CMNP
CMNP mulai confirm Reversalnya, setelah sekitar 5 kali tidak dapat menembus ma60 sebagai resistnya.
Next target adalah 1280 dan 1330. News CLSA : PER CMNP hanya 7x, bandingkan dgn JSMR yg sdh 14x.
Happy Cuan ya.. :D    (disclaimer On)
---------------------------------------------------------------------------------------------

"Wins & Tbla. Pe termurah". Wins dan tbla adalah perusahaan solid dan return tinggi yg memilki Pe paling rendah. Pe keduanya di bawah 5x. Tbla akan membagikan rp 30 pada rups sore ini. ( Yu)
---------------------------------------------------------------------------------------------
 Right issue, BJBR ingin porsi publik naik jadi 40%

PT Bank Jawa Barat Banten Tbk (BJBR) membuka peluang melakukan aksi korporasi berupa right issue pada akhir 2012 atau awal 2013. Alasannya, hingga awal tahun 2013 rasio kecukupan modal (CAR) akan tergerus menjadi 14%.
"Aksi korporasi ini tentu saja sejalan dengan rencana bisnis bank, " kata Tatang Sumarna, Direktur Konsumer BJBR, Kamis (19/5).
Sebagai gambaran, dalam RBB 2011, BJB menargetkan pertumbuhan kredit di atas 30%, sehingga CAR akan tergerus menjadi 17% dari posisi Maret 2011 yaitu 19%.
Setelah itu, pada 2012 dalam RBB bank, emiten berkode saham BJBR ini masih menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 20%. Pada akhirnya, CAR bank akan semakin tergerus ke level 15%.
Informasi saja, setelah melakukan Initial Public Offering (IPO) 2010 lalu, porsi kepemilikan saham BJB terdiri dari 75% saham dipegang oleh pemerintah provinsi dan 25% dimiliki oleh publik. Upaya rights issue nanti dilakukan untuk meningkatkan porsi saham yang dimiliki publik menjadi maksimal 40%.
"Pemegang saham memutuskan setelah melepas saham seri B porsi dari portofolio saham publik maksimal 40%. Saat ini porsi saham Seri A sebesar 75% dan 25% saham Seri B. Right issue akan terlaksana jika CAR menyentuh level 13%-14%,” ujarnya.
 ---------------------------------------------------------------------------------------------

Agenda 20 May 2011 Rups PUDP, TSPC, BUDI, TBLA, PEGE, Cum Dev TOTL 14,67, Cum Dev AALI
640, Cum Dev Buana Finance 35
---------------------------------------------------------------------------------------------

PERSONAL VIEW on 20.05.11 Pemerhati Pasar Modal
Market Regional semalam masih ditutup di area positif dengan transaksi perdagangan yg bergerak mixed. Beberapa alasan pemicu kembali terkoreksi market, salah satu andalan report optimis utk 'Jobless claims' berada dibawah ekspektasi bbrp laporan ekonomi yg memicu pemulihan ekonomi AS juga masih lemah, pernyataan bahwa 1Q Jepang mengalami resesi paska gempa dibulan Maret, serta kembali terkoreksinya index dollar serta harga komoditas.  

IHSG kembali berhasil mencetak rekor harga tertinggi, ditutup pada level 3859. 81 menguat 0.5%  dengan menguji arah resistensi di 3.875. Value transaksi sebesar Rp. 4.98T dibarengi dengan transaksi crossing BFIN senilai 1.43T & dengan penguatan nilai tukar Rupiah thdp dolar AS (+0.11) pada level 8553. Simak posisi  Trailing Stop ketika Indeks mulai koreksi diarea 3778-3800.

Secara umum, beberapa saham unggulan dan juga sejumlah saham favorit, masih memiliki ruang untuk melanjutkan trend positifnya, meskipun IHSG perdagangan hari ini terindikasi akan dibayangi oleh nuansa profit taking.

Saham pilihan Sell On Strength hari ini adalah ASII; BBRI; BMRI; ITMG. Accumulate buy on PTBA; ITMG; ADRO & saham CPO. Para Bakrie Lovers diharapkan agar mewaspadai beberapa saham unggulan Bakrie yg telah cukup lama berhasil mencetak profit cukup signifikan (BUMI; ENRG) potensi peluang kenaikan masih terlihat pada saham (ELTY; UNSP;BNBR;BRMS). Lanjutan penguatan pada saham2 yg kemarin RUPS berencana membagikan deviden (TLKM HRUM;UNVR;GJTL;TBLA). Akibat dari berlimpahnya arus kas, aksi korporasi buy back saham TLKM ditingkatkan dari Rp.3T menjadi Rp. 5Tn terhitung sejak tgl 19 Mei'11 diharga Rp.7750 per saham, aksi ini kelihatannya akan menjadi trigger yang menahan market pada lini hijau hari ini. 

JCI for today:
Support:       3800 ; 3830
Resistance:  3850 ; 3850
USD/IDR:     8535-8560

---------------------------------------------------------------------------------------------
" AMAG tender offer".
Lembaga asuransi Reliance ltd asal hongkong membeli 63 pct saham milik panin. Reliance di indonesia memang sebagian sahamnya dimiliki pula oleh group panin. Nantinya Amag akan menjadi holding dr reliance sec dan asuransi. Reliance membeli amag pd harga 335. Di pastikan tender offer pd harga 335.menurut data dr bloomberg harga AMAG dan PNIN naik tajam selama satu minggu ini.
--------------------------------------------------------------------------------------------

Friday Early BIRD Edition (Edwin Sebayang-MNC Securities).....

Setelah mencetak level tertinggi baru dalam sejarah berdirinya Bursa, IDX diperkirakan kembali berpeluang menguat terbatas dlm perdagangan Jumat (20/5) didorong bbrp faktor positif spt: menguatnya harga emas dan CPO, menguatnya Wall Street semalam serta keputusan RUPST bbrp emiten yg menaikkan porsi Pay Out Ratio atas laba bersih yg mrk peroleh thn 2010.

Ditengah lemahnya bbrp data ekonomi dan turunnya harga minyak mentah, Wall street berhasil ditutup menguat sbg dampak mulai listingnya emiten IPO baru, Lindkedln-sebuah emiten hubungan pergaulan sosial dimana dlm debut pertamanya naik +109%.

Saham emiten Intel (-1.42%) memimpin turunnya saham Blue Chips setelah Goldman Sachs (GS) men-Downgraded mjd "SELL" dr "Neutral" akibat melambatnya pengapalan processors, meningkatnya persaingan dan naiknya capex.

GS jg memotong proyeksi keseluruhan sektor semicondutor mjd 'Cautious" dan jg men-downgraded emiten Applies Material mjd "Neutral" dr "Buy". Hewlett-Packard jg jatuh 3 hari berturut-turut akibat melemahnya proyeksi Laba Bersih shg Citigroup jg memotong Target Price HP mjd $45 dari sebelumnya $65.
Bbrp data ekonomi yg mengalami perlambatan diantaranya data Indeks Aktivitas Bisnis yg direlease
The Philadelphia Fed's, turun mjd level 3.9 di bln Mei dari level 18.5 di bln April, suatu kejatuhan tiba2  dimana konsensus memperkirakan naik ke level 20 sebelumnya.

Jg data penjualan Rumah yg sdh dibangun turun 0.8% di bln April, dmn konsensus mengharpkan tjdnya kenaikan.

DOW 12605.32 +0.36%
NAS 2823.31 +0.30%
S&P 1343.60   +0.22%
OIL  98.41  -1.29%
GOLD 1494.30  +0.10%
NICKEL 23555.  -4.54%
TIN 28250.   -0.53%
CPO RM 3391.  +1.62%
TLK.35.68  (Rp 7630)
IIT.31.10    (Rp  5320)

Fri IDX Range: 3828-3876
Friday Action Strategy:

BUY: UNVR, ITMG, ASII, HRUM, TOTL, AKRA, INDF, MAPI, BJBR, BBRI, BMRI, INDY, PTBA,

SELL:  ELTY, GIAA, MEGA, ELSA, BLTA, MIRA (ES-MNC Securities/Disclaimer On)
-------------------------------------------------------------------------------------------------


Last Night :

JAKARTA. Aksi beli investor pada saham-saham sektor aneka industri dan perbankan mendongkrak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level rekor penutupan baru di sore ini. Data Bloomberg mencatat empat bluechips yang paling diminati, terutama oleh asing, yaitu Astra International Tbk (ASII), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Laju keempat saham ini pula yang sukses mengangkat IHSG sehingga ditutup naik 0,51% ke level 3.859,810. Hingga penutupan perdagangan, tercatat volume saham ASII yang ditransaksikan 6,82 juta saham. Tiga broker terbanyak pengoleksi saham ini, yaitu Kim Eng Securities dengan nilai penjualan Rp 204,68 miliar, Bahana Securities senilai Rp 84,91 miliar, dan Deutsche Secusities sejumlah Rp 71,03 miliar. Adapun, volume BBRI yang ditransaksikan sebesar 72,2 juta saham. Credit Suisse Securities menempati posisi teratas broker terbanyak pembeli saham ini, yaitu senilai Rp 291,18 miliar. Diikuti Kim Eng Secusities senilai Rp 57,67 miliar, dan Bahana Securities Rp 34,17 miliar. Total saham BMRI yang diperdagangkan mencapai 55,2 juta saham. Pembeli terbanyak saham ini yaitu, Credit Suisse Securities senilai Rp 103,37 miliar, lalu Deutsche Securities Rp 79,74 miliar, dan Kim Eng Securities Rp 55,58 miliar Sementara, jumlah saham BBCA yang ditransaksikan hari ini mencapai 9,08 juta saham. Credit Suisse Securities melakukan pembelian senilai Rp 21,47 miliar, Bahana Securities sejumlah Rp 13,66 miliar, dan OSK Nusadana Securities sebesar Rp 11,03 miliar.
------------------------------------------------------------------------------------

MEDC akan bagi dividen senilai total US$ 21,998 juta X JAKARTA. PT Medco Energi International Tbk (MEDC) akan membagikan dividen senilai US$ 0,00748 per saham. Dividen tersebut mengambil porsi 30% dari laba bersih 2010 atau setara US$ 21,998 juta. Persentase tersebut lebih kecil dari dividen tahun lalu yang sebesar 50% dari laba bersih. Namun, pada 2010, laba bersih MEDC naik 332,8% dibandingkan 2009, yaitu menjadi US$ 83,1 juta. Sehingga total dividen tunai yang dibayarkan tahun ini lebih besar daripada tahun lalu. "Dividen akan didistribusikan pada 1 Juli 2011," ujar Direktur Utama MEDC Lukman Mahfoedz usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (19/5). Selain memutuskan mengenai pembagian dividen, RUPST MEDC juga menetapkan perubahan susunan anggota Direksi. Ada dua anggota Direksi yang diberhentikan dengan hormat, yakni Darmono Doyoatmojo dan Cyril Noerhadi. Dengan demikian, susunan anggota Direksi MEDC untuk periode 2011-2013 adalah Lukman Mahfoedz sebagai Direktur Utama. Lalu, Direktur Keuangan Syamsurizal Munaf, Direktur Operasi Frila Berlini Yaman, Direktur Pengembangan dan Perencanaan Akira Mizuta, dan Direktur Sumber Daya Manusia Dasril Dahya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar